Saturday, April 14, 2018

Bacaan Do'a Qunut dalam Shalat Sunnah Witir

bacaan doa qunut witir
Ketika witir, disyariatkan untuk melakukan qunut di rakaat terakhir. Hadits selengkapnya:

"Dari Hasan bin Ali radhiyallahu 'anhuma, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajariku beberapa kalimat, yang hendaknya kuucapkan ketika qunut shalat witir: (doa di bawah ini)"

    Bacaan Do'a Qunut Witir 1


    اَللَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، (وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ)، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

    Allaahummah-dinii fiiman hadait, wa 'aafinii fiiman 'aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a'thoit, wa qinii syarro maa qodhoit, fa-innaka taqdhii wa laa yuqdhoo 'alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, (wa laa ya'izzu man 'aadait), tabaarokta robbanaa wa ta'aalait.

    Terjemah nya:
    Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah aku perlindungan (dari penyakit dan apa yang tidak disukai) sebagaimana orang yang telah Engkau lindungi, sayangilah aku sebagaimana orang yang telah Engkau sayangi.

    Berilah berkah pada apa yang Engkau berikan kepadaku, jauhkan aku dari kejelekan apa yang Engkau takdirkan, sesungguhnya Engkau yang menjatuhkan hukum, dan tidak ada orang yang memberikan hukuman kepadaMu.

    Sesungguhnya orang yang Engkau bela tidak akan terhina, (dan orang yang Engkau musuhi tidak akan mulia), Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau.

    (HR. Empat penyusun kitab Sunan, Ahmad, Ad-Darimi, Al-Hakim dan Al-Baihaqi)
    Untuk doa yang ada di antara dua kurung, menurut riwayat Al-Baihaqi.
    Lihat Shahih At-Tirmidzi 1/144, Shahih Ibnu Majah 1/194 dan Irwa'ul Ghalil, oleh Al-Albani 2/172.

    Bacaan Do'a Qunut Witir 2


    اَللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ، وَلَكَ نُصَلِّيْ وَنَسْجُدُ، وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ، نَرْجُوْ رَحْمَتَكَ، وَنَخْشَى عَذَابَكَ، إِنَّ عَذَابَكَ بِالْكَافِرِيْنَ مُلْحِقٌ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِيْنُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ، وَنُثْنِيْ عَلَيْكَ الْخَيْرَ، وَلاَ نَكْفُرُكَ، وَنُؤْمِنُ بِكَ، وَنَخْضَعُ لَكَ، وَنَخْلَعُ مَنْ يَكْفُرُكَ

    Allaahumma iyyaaka na'budu, wa laka nushollii wa nasjudu, wa ilaika nas'aa wa nahfidu, narjuu rohmataka, wa nakhsyaa 'adzaabaka, inna 'adzaabaka bilkaafiriina mulhiq. Allaahumma innaa nasta'iinuka wa nastaghfiruka, wa nusynii 'alaikal khoiro, wa laa nakfuruka, wa nu'minu bika, wa nakh-dho'u laka, wa nakhla'u man yakfuruk.
    Ya Allah, kepadaMu kami menyembah. UntukMu kami melakukan shalat dan sujud. KepadaMu kami berusaha dan melayani. Kami mengharapkan rahmatMu, kami takut pada siksaanMu. Sesungguhnya siksaanMu akan menimpa pada orang-orang kafir.

    Ya, Allah! Kami minta pertolongan dan minta ampun kepadaMu, kami memuji kebaikanMu, kami tidak ingkar kepada-Mu, kami beriman kepadaMu, kami tunduk padaMu dan berpisah pada orang yang kufur kepadaMu.

    (HR. Al-Baihaqi dalam As-Sunanul Kubra) 
    Sanadnya menurut pendapat Al-Baihaqi adalah shahih 2/211. Syaikh Al-Albani dalam Irwa'ul Ghalil 2/170 berkata: “Sanadnya shahih dan mauquf pada Umar.

    Post a Comment

    Whatsapp Button works on Mobile Device only

    Start typing and press Enter to search